Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah

Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah | Menentukan biaya dalam proses renovasi rumah adalah komponen penting yang harus di utamakan. Tanpa rencana biaya yang matang anda tidak bisa menjalankan proses renovasi yang sudah anda rencanakan. Sebelum melangkah lebih lanjut saat akan merenovasi sebuah rumah atau tempat tinggal semua orang pada umumnya mengharapkan biaya yang tidak terlalu besar namun tetap bisa mewujudkan rumah yang berkualitas bagus dan sesuai dengan yang diharapkan.
Tidak bisa dipungkiri lagi jika biaya atau dana memiliki peran yang sangat penting dalam suatu proyek pembangunan rumah maupun renovasi rumah. Susunan perhitungan suatu rancangan bangunan bisanya di lakukan melalui 2 tahapan yaitu :
1. Tahapan estimasi biaya kasar
Penaksiran dengan tahapan estimasi kasar adalah dengan cara menafsirkan biaya pembangunan secara global dan menyeluruh sebelum rancangan bangunan atau renovasi rumah dibuat. Penghitungan anggaran biaya berupa penghitungan biaya secara detail dan terperinci yang sudah disesuaikan dengan perecanann renovasi yang ada.
2. Tahapan estimasi biaya
Pada tahapan ini proses penaksiran anggaran biaya yang dilakukan adalah dengan cara melakukan proses perhitungan volume bangunan yang hendak dibuat, serta harga satuan standart dari tipe bangunan dan juga kulaitas penyelesaian bangunan atau renovasi yang akan dikerjakan. Karena taksiran biaya dilakukan sebelum proses renovasi dimulai maka jumlah biaya renovasi yang diperoleh masih berupa taksiran kasar dan bukan biaya yang sebenarnya atau yang aktual.
Penghitungan anggaran terperinci yang harus dilakukan adalah dengan cara mengitung volume dan harga-harga dari semua pekerjaan yang akan dilaksanakan. Hal tersebut dilakukan agar renovasi bangunan yang dikerjakan dapat dipertanggung jawabkan dengan baik dan benar.
Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah
Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah
Cara penghitungan anggaran biaya renovasi rumah yang benar adalah membuat susunan semua komponen pengerjaan mulai dari tahap awal pembangunan atau renovasi sampai dengan tahap penyelasaian pekerjaan. Pekerjaan persiapan yang dimaksud adalah dengan memperkirakan pekerjaan sipil yang terdiri dari pondasi, sloof, kolom, dinding, dan rangka penutup atap. Sedangkan pengerjaan penyelasaian dari renovasi terdiri dari lantai, dinding, plafond dan penutup atap.
Selain itu anda juga memperhatikan tahap instalasi mekanikal, elektrikan, dan plumbing yang terdiri dari jaringan listrik, jaringan telepon, tata suara, tata udara, air bersih dan air kotor.
Sedangkan untuk pengerjaan bagian luar atau halaman terdiri dari pembentukan dan pengerasan jalan, jalan setapak, pagar rumah, dan taman.
Komponen material pekerjaan finishing yang terdiri dari pipa air, talang air, jaringan pipa, dan pengkabelan dilakukan dengan cara menghitung panjang bahan yang akan digunakan kemudian dikalikan dengan harga satuan permaterial.
Komponen material besar seperti pintu dan jendela dilakukan dengan menghitung jumlah material yang digunakan kemudian dikalikan dengan harga satuan material per unitnya.
Sedangkan cara penghitungan anggaran setipa item pekerjaan di atas pada umunya dibuat berdasarkan jenis material dan komponen pekerjaan, misalnya komponen beton yang cara penghitungannya dibuat perhitungan volume secara satuan isi kemudian dikalikan dengan harga satuan per m3 yang kemudian disusun berdasarkan analisa pengunaan material per m3. Sedangkan untuk komponen material dinding, lantai, dan plafond dilakukan dengan cara menghitung luasan area yang akan dibangun atau direnovasi dikalikan dengan harga satuan per m2 yang kemudian disusun berdasarkan analisa penggunaan material per m2.
Cara penghitungan biaya renovasi rumah umumnya dibuat berdasarkan hal-hal pokok seperti taksiran biaya pekerja yang dapat dipengaruhi oleh panjangnya jam kerja, tempat pengerjaannya, serta ketrampilan dan keahlian para pekerja yang bersangkutan terutama dalam hal upah pekerja. Taksiran harga bahan-bahan dan biaya transportasi atau angkutan, serta biaya bongkar muat biasanya sudah tersusun dengan pembayaran sekaligus. Taksiran biaya tak terduga yang bisa saja terjadi ditengah-tengah proses pembangunan yang berupa biaya tak terduga secara umum atau biaya tak terduga secara proyek. Biaya peralatan yang diperlukan juga harus termasuk di dalamnya seperti mesin-mesin dan alat-alat tangan.
Demikian cara menghitung biaya renovasi atau pembangunan sebuah rumah. Dengan rancangan dan perhitungan yang matang anda bisa lebih mengetahui seberapa besar biaya yang akan anda keluarkan untuk merenovasi sebuah rumah. Semoga bermanfaat bagi anda. Salam. 
[www.emmebi.biz]
cara dapat komponen di crisis action, fungsi komponen crisis action, komponen senjata crisis action
Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah | | 4.5