Waspadai Epilepsi Pada Bayi Anda

Waspadai Epilepsi Pada Bayi Anda by NgobrolAsik dotcom – Epilepsi atau kalau orang indonesia lebih familiar menyebutnya dengan “ayan”, merupakan sindrom kelainan syaraf otak yang ditandai dengan serangan kejang yang mendadak dan berulang-ulang. Hal ini terjadi karena adanya gangguan pada syaraf-syaraf otak yang mengatur sistem pendengaran, penglihatan, pikiran gerak otot, dan sebagainya. Untuk otak normal, semua aktivitas kerja syaraf-syaraf otak berjalan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Tetapi kondisi tadi tidak berjalan normal pada bayi yang mengalami epilepsi. Terjadi kekacauan pada sensor otak, sehingga muncul kejang-kejang. Selain itu, penyebab gangguan otak berbeda-beda setiap individu. Akan tetapi pada bayi bisa terjadi karena cacat bawaan dalam struktur otak sejak mereka di dalam kandungan, atau kemungkinan mengalami cedera kepala atau infeksi.

Gejala Epilepsi / Ayan

gejala epilepsi ayan

Untuk mendeteksi kemungkinan bayi mengalami epilepsi, ada beberapa kondisi fisik yang bisa dilihat:

  • Kejang otot. The University of Iowa Children’s Hospital mengungkapkan bahwa kejang merupakan gejala umum pada bayi yang menderita epilepsi. Kejang otot hanya terjadi dalam kurun waktu beberapa detik atau menit saja dan akan kembali seperti biasanya.
  • Hilang kesadaran. Seringkali bayi kehilangan kesadarannya untuk sesaat saat terjadi serangan, sehingga bayi tidak sensitif terhadap rangsangan suara,bau maupun sentuhan.
  • Bayi sering memukul atau meremas bibirnya.
  • Ketidaknormalan pada gelombang otak bayi. Untuk megetahuinya, yaitu dengan melakukan tes electroencephalogram (EEG). Tes ini memungkinkan dokter untuk merekam gelombang otak atau aliran listrik di otak bayi.
  • Kelainan pada struktur otak bayi. Dapat dideteksi menggunakan CT (computed tomography), PET (positron emission tomography) dan MRI (magnetic resonance imaging)Magnetic resonance imaging (MRi). Metode tersebut dapat merekam aktifitas kerja otak serta mendeteksi adanya tumor, kista, atau kelainan lainnya pada otak.

Ada beberapa cara untuk mengobati epilepsi baik pada bayi, anak-anak ataupun orang dewasa. Metode yang bisa digunakan yaitu terapi obat, stimulasi syaraf, diet makanan, dan operasi . Obat-obat yang biasa digunakan dalam mengobati epilepsi adalah antiepileptic atau anticovulsant. Ada berbagai jenis obat antiepileptic di pasaran yang digunakan berdasarkan jenis-jenis epilepsi, diantaranya iagabine, gabapentin, lamotrigin, levetiracetam, topiramate,dan felbamate.

Waspadai Epilepsi Pada Bayi Anda | admin | 4.5