Tips Mencegah Flu Singapura pada Anak (Bagian 2)

Silakan baca dulu Tips Mencegah flu singapura pada anak bagian 1 terlebh dahulu baru lanjutkan ke artikel ini.

Yuk Lakukan Tindak Pencegahan Flu SIngapura Pada Anak dengan Langkah2 ini

  1. Jaga kebersihan

Anak dan seluruh anggota keluarga diminta memperhatikan kebersihan. Salah satunya membiasakan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir kemudian dilap atau dikeringkan. Cuci tangan dilakukan setelah anak buang air kecil ataupun besar, pun sebelum dan sesudah makan.

  1. Tutup mulut saat bersin

Saat bersin dan batuk, biasakan memakai penutup mulut seperti tisu atau saputangan. Dalam kondisi mendesak (tidak ada tisu maupun saputangan) anak juga bisa menutup mulut dengan tangan, lalu segera mencuci tangan tersebut. Bila anak sedang menderita batuk atau flu, beri ia masker agar tidak menulari teman-teman dan anggota keluarga lain.

  1. Pisahkan perlengkapan

Agar penularan virus flu singapura dapat diminimalkan, pisahkan perlengkapan makan dan minum si kecil seperti gelas, piring, sendok, dan lainnya. Begitu juga dengan alat kebersihan pribadi seperti sikat gigi dan sabun. Pakaian penderita pun jangan sampai tercampur dengan anggota keluarga lain, baik adaik maupun kakaknya. Pasien PKTM juga sebaiknya dipisahkan dari anggoto keluarga yang sehat untuk sementara.

  1. Jauhkan dari keramaian

Saat virus ini mewabah di lingkungan kita, hindari keramaian yang biasanya dapat menjadi sumber penularan, seperti rumah sakit atau tempat umum lainnya. Bila terpaksa, pastikan kondisi anak benar-benar fit.

  1. Jaga daya tahan tubuh anak

Berikan sang buah hati asupan makanan bergizi seimbang agar daya tahan tubuhnya tetap baik. Mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan lainnya.

flu singapura

Foto flu singapura

Penderita flu singapura umumnya bisa dirawat di rumah. Kecuali apabila penderita menunjukkan gejala enggan makan (karena banyaknya lesi di mulut dan lidah); menderita dehidrasi (seperti frekuensi buang air kecil berkurang, warna air kencing terlihat lebih gelap, mata kering dan cekung serta tidak mengeluarkan air mata saat menangis); badannnya sangat lemah dan lemas serta kesadaran menurun. Pun bila anak mengalami sesak napas dan kejang sangat mungkin dokter menganjurkan anak dirawat di rumah sakit.

Pada dasarnya pengobatan untuk virus PKTM belum ada. Sama halnya dengan penyakit yang disebabkan oleh virus lainnya, maka pengobatan hanya untuk meredakan gejala yang muncul. Dokter dapat memberikan obat penurun panas untuk mengatasi demam, obat diare bila ada gangguan diare, obat untuk radang ternggorokan yang terjadi dan salep untuk lenting di kulit. Multivitamin juga bisa diberikan untuk menaikkandaya tahan tubuh anak. Penyakit ini tidak memerlukan pengobatan antibiotik.

Penderita flu singapura juga dianjurkan istirahat, makan dan minum cukup. Dengan cara itu, diharapkan kondisi anak cepat pulih sehingga virus dan berbagai gejala yang menyertai dapat segera pergi. Hal yang patut dicatat, penderita penyakit ini akan sembuh sendiri jika daya tahan tubuhnya sudah membaik.

Tips Mencegah Flu Singapura pada Anak (Bagian 2) | admin | 4.5