Mengenal Dan Memahami Teori Akuntansi

Galeri Gambar ° Teori akuntansi

Foto terkait dengan Teori akuntansi:


Proposal Skripsi Sistem Informasi Geografi


TOPIK PENELITIAN AKUNTANSI KEPERILAKUAN BEHAVIORAL RESEARCH IN © img.docstoccdn.com
Resolusi Image: 1098×1525
Ukuran File: 513668

BIAYA

PENGERTIAN

Pengertian biaya tidak dapat dipisahkan dengan pengertian kos, aset, dan juga rugi (loss). Dalam SFAC No.6, FASB mendefinisi biaya (Expenses) dan rugi (Losses) sebagai berikut:

Biaya adalah aliran keluar dari penggunaan lain aset atau arus masuk dari kewajiban (atau kombinasi dari keduanya) dari mendistribusi atau memproduksi barang-barang, atau pelayanan yang sifatnya mengubah, atau melanjutkan aktifitas lain yang menguasai operasi utama atau besar dari sebuah entitas.

Kerugian adalah penurunan ekuitas (aset bersih) dari transaksi periferal dan insindental dari sebuah entitas dan dari seluruh transaksi dan kejadian dan keadaan lain yang mempengaruhi entitas tersebut kecuali mereka yang hasilnya dari biaya atau distribusi kepada pemilik.

Dengan makna yang hampir sama, IAI (IASC) mendefinisi biaya dalam standar akuntansi keuangan (2002) sebagai berikut:

Beban adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aktiva atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal.

Terdapat dua karakteristik penting yang melekat pada makna biaya, yaitu:

1. Aliran keluar atau penurunan aset.

2. Akibat kegiatan yang membentuk operasi utama yang menerus.

Selain dua karakteristik utama di atas, terdapat karakteristik lain yang bersifat sebagai konsekuensi, pendukung, atau penjelas. Adalah sebagai berikut:

Penurunan Aset

Untuk mengatakan bahwa biaya timbul, harus terjadi transaksi atau kejadian yang menurunkan aset atau menimbulkan aliran keluar aset atau sumber ekonomik. Aset dalam hal ini harus diartikan sebagai semua aset perusahaan sebagai satu kesatuan, dengan demikian, konsumsi atau pemakaian aset atau manfaat ekonomik harus diartikan bahwa manfaat ekonomik aset telah habis karena melekat pada barang dan jasa yang telah diserahkan sehingga kesatuan usaha tidak lagi menguasai manfaat tersebut.

 

Operasi Utama Yang Menerus

Agar penurunan atau konsumsi aset dapat membentuk biaya konsumsi tersebut harus berkaitan dengan kegiatan utama atau sentral kesatuan usaha. Karena dianggap bahwa perusahaan ingin mendapatkan dan mengukur laba dengan tepat, harus ada kaitan yang logis antara biaya dan pendapatan. Jadi biaya yang dimaksud dalam kaitannya dengan hal diatas adalah penurunan aset yang berkaitan dengan operasi.

Kenaikan Kewajiban

Semua badan autoritatif mendefinisi biaya tidak hanya dari sudut penuruanan aset tetapi juga dari kenaikan kewajiban. Alasannya adalah agar makna biaya cukup luas untuk mencakupi pula pos-pos yang timbul dalam penyesuaian akhir tahun.

Penurunan Ekuitas

Penurunan aset akhir nya akan mengubah ekuitas atau menurunkan ekuitas. Pendefinisian ini sebenarnya menegaskan bahwa akuntansi menganut konsep kesatuan usaha sehingga ekuitas secara konseptual adalah utang perusahaan kepada pemilik. Oleh karena itu penurunan aset sebagai biaya harus mengakibatkan penurunan ekuitas. Bila ekuitas tidak terpengaruh, jelas turunnya aset bukan merupakan biaya.

Aliran Fisis atau Moneter?

Pendefinisian biaya oleh FASB sebagai aliran keluar aset atau pemanfaatan aset tidak secara tegas membatasi apakah aliran atau pemanfaatan tersebut bersifat fisis atau moneter. Tampaknya FASB memisahkan antara pengertian biaya dan pengukuran biaya. Bila aset diganti dengan barang dan jasa, aliran tersebut menunjukkan aliran fisis.

Secara semantik, biaya seharusnya didefinisi sebagai perubahan atau penurunan nilai sehingga timbulnya biaya harus merupakan kejadian moneter. Oleh karena itu, definisi APB, IAI, dan sumber lainnya memasukkan pengukuran secara moneter penurunan tersebut.

RUGI

Seperti halnya untung, argumen diajukan untuk menjawab perlu atau tidaknya biaya dibedakan dengan rugi. FASB memfokuskan pengertian biaya hanya untuk penurunan aset yang berkaitan dengan operasi utama atau sentral. Kata kunci yang melekat pada pengertian rugi adalah:

1.Penurunan ekuitas (aset bersih).

2.Transaksi periferal atau insidental.

3.Selain apa yang didefinisi sebagai biaya atau selain didistribusi ke pemilik.

Empat sumber rugi yang diidentifikasi FASB adalah:

a)      Periferal dan insidental

b)      Transfer nontimbal-balik

c)      Penahanan aset

d)     Faktor lingkungan

PENGAKUAN BIAYA

Pengakuan biaya tidak dibedakan dengan pengakuan rugi. Pengakuan menyangkut masalah kriteria pengakuan (recognition criteria) yaitu apa yang harus dipenuhi agar penurunan nilai aset yang memnuhi definisi biaya atau rugi dapat diakui dan masalah saat pengakuan (recognition rules or timing) yaitu peritiwa atau kejadian apa yang menandai bahwa kriteria pengakuan telah dipenuhi. Tidak seperti untung atau pendapatan, biaya dan rugi tidak mengalami masalah pembentukan dan realisasi.

Kriteria Pengakuan

Konsumsi Manfaat (consumption of benefits).

Biaya atau rugi bilamana manfaat ekonomik yang dikuasai suatu entitas telah dimanfaatkan atau dikonsumsi dalam pengiriman atau pembuatan barang, penyerahan atau pelaksanaan jasa, atau kegiatan lain yang merepresentasi operasi utama atau sentral entitas tersebut.

Lenyapnya atau Berkurangnya Manfaat Masa Datang (loss or lack of future benefits)

Biaya atau rugi diakui bilamana aset yang telah diakui sebelumnya diperkirakan telah berkurang manfaat ekonomiknya atau tidak lagi mempunyai manfaat ekonomik.

Hubungan Kos dan Biaya

Memang biaya selalu dapat disebut kos karena kos melekat didalamnya (konsep dasar kos melekat). Akan tetapi, kos tidak selalu dapat disebut biaya karena kos dapat juga merepresentasi aset.

Proses dan Konsep Penandingan

Proses penandingan adalah proses penentuan laba dengan cara mengukur atau menakar dahulu pendapatan untuk suatu periode dan barulah kemudian menentukan biaya yang berkaitan dengan pendapatan tersebut. Konsep atau prinsip  penandingan adalah dasar pemikiran untuk menghubungkan pendapatan dan biaya sehingga laba yang dihasilkan bermakna. Prinsip penandingan akan menghasilkan basis asosiasi atau dasar penandingan antara pendapatan dan biaya. Basis aosiasi diperlukan agar pemecahan kos menjadi bagian yang tetap merepresentasi aset dan bagian yang merepresentasi biaya mempunyai landasan yang kuat dan objektif.

Kelayakan Ekonomik

Penandingan antara pendapatan dan biaya yang tepat adalah didasarkan pada kelayakan ekonomik bukan fisis.

Basis Asosiasi

Dalam rangka menghubungkan biaya dan biaya, perlu dipertimbangkan basis asosiasi yang menggambarkan penandingan yang secara ekonomik layak. Berbagai basis asosiasi dibahas, adalah:

(Asosiasi sebab akibat, Identifikasi kos produk, Produk usang atau musiman                     Barang rusak, Identifikasi kos nonproduk, Biaya antisipasian, Alokasi Sistematik dan rasional, Kriteria penangguhan, Alokasi kos bergabung atau bersama, Alokasi bukan sarana pemerataan laba , Pendekatan non alokasi, Pembebanan arbitrer).

SEDIAAN

Secara umum masalah teoretis sediaan berkaitan berkaitan dengan pengukuran kos barang terjual dalam rangka penandingan dengan pendapatan dan masalah penilaian.

Metoda Asosiasi

Metoda aosiasi menjadi basis untuk menentukan unit fisik terjual dan kos yang melekat dengan jumlah rupiah penjualan. Asumsi ini diperlukan karena pada umumnya barang atau produk tidak tersedia sekaligus untuk satu periode. Metoda asosiasi atau asumsi aliran kos yang telah dikenal adalah:

(Identifikasi khusus, Masuk pertama keluar pertama, Rata-rata berbobot, Sediaan normal/ minimal, Masuk terakhir keluar pertama).

Karakteristik dan Tujuan Pelaporan

Karakteristik fasilitas fisis adalah; Berwujud fisis dan dikuasai oleh perusahaan untuk mengolah dan memperlancar tujuan perusahaan, Pada umumnya berumur panjang walaupun terbatas sehingga memerlukan penggantian, bernilai bagi perusahaan lantaran kekuasaan atau hak perusahaan untuk menggunakannya bukan lantaran hak miliknya.

Makna Depresiasi

Dari segi akuntansi, depresiasi merupakan suatu proses alokasi kos secara sistemati dan rasional dan jumlah rupiahnya diukur atas dasar bagian kos potensi jasa yang dianggap telah dimanfaatkan dalam menciptakan pendapatan.

Metoda Alokasi

Bila depresiasi dimaknai sebagai alokasi kos secara sistematik dan rasional bukan sebagai proses penilaian, metoda yang paling rasional adalah metoda yang mendasarkan diri pada aliran penyerapan kapasitas jasa tersebut. Dengan kata lain metoda yang paling cocok adalah METODE UNIT PRODUKSI.

Hubungan Depresiasi dan Laba

Mengaitkan depreisasi dengan kontribusi pendapatan neto sama saja dengan melakukan imputasi pendapatan. Ini berarti besarnya biaya depresiasi bergantung pada besarnya pendapatan dalam periode tertentu.

Tanah

Apakah tanah perlu didepresiasi atau tidak bergantung pada karakteristik atau fungsi tanah dalam operasi perusahaan.

Tanah Bukan Hak Milik Permanen

Bentuk investasi nonpermanen dalam bentuk tanah harus secara sistematik dibebankan ke produksi selama umur ekonomik atau selama jangka kontrak.

Sumber Alam

Kos sumber alam yang tak dapat diperbaharui harus diserap secara sistematis keproduksi dasar pengambilan atau konsumsi.

Aset Tak Berwujud

Yang digolongkan sebagai aset tak berwujud meliputi pos seperti hak cipta, paten, merek dagang, goodwill, dan kos organisasi. Sama seperti fasilitas fisis, kos aset tak berwujud dibebankan ke operasi dan akhirnya terhadap pendapatan selama umur yuridisnya.

Asosiasi pendapatan dengan biaya teori akubtansi, mengapa expense dan loss perlu dibedakan, pengertian expenses dan losses, pengertian losess, pengertian recognition of loss, perbedaan expense dan loss menurut fasb
Mengenal Dan Memahami Teori Akuntansi | toserba | 4.5